Aku beruntung memiliki mereka sebagai keluargaku (1)

Abah.

Tak pernah ada laki-laki sehebat ia.

Yang tak pernah bosan mendengar celotehku tiap pulang sekolah.

Yang selalu bangun paling awal dan membuat kegaduhan agar kami anak-anaknya tak terlelap lagi.

Ia yang selalu mendongeng satu cerita yang sama setiap hari.

Mengulang itu dan itu.

Abah adalah guruku yang terhebat.

Tak ada laki-laki sehebat ia.

Karena ia, aku menjadi diriku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s