“…ketika rindu itu malu…”

ada seperti angin, tapi daun tak bergoyang kulihat

mirip pula ombak yang siap menepi, tapi deburnya terasa demikian jauh

ah, semua seperti rindu yang malu

pagi ini kau tak melihat, tapi kurasa sapa mu hangat

dalam sendiri, justru ada ramai

ah, rindu ini malu

kala ada sesak ingin keluar, ada maaf mendahului

tangis berurai, rupanya tawa menyelingi

ah, rindu yang malu

Gambar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s