.menanti dia.

buat apa? sampai kapan?

sampai maut yang memisahkan #lapkeringat

sekali lagi kutanya, kau yakin menanti dia?

Ada banyak orang yang mempunyai sesuatu untuk dinanti. Di jagad dunia permusikan, ada istri bang Thoyyib yang setia menanti bang Thoyyib, meski Ramadhan dan Lebaran terus berlalu#halah.

Di dunia nyata, yang jelas orang tua saya (Abah dan Mamak) menanti saya pulang ke rumah, tentu saja setelah menyandang gelar SARJANA PERTANIAN #Wuhuuu#rajin rajin penelitiannya Nak 😛

Menanti.

Aku mencium aroma rindu disini.

Banyak orang, masing-masing dengan penantian mereka.

Menanti, itu bukan menunggu. Menanti, kau mutlak harus mengejarnya.

Menanti BKIM ‘hidup’ kembali berarti menuntut kau berjuang lebih dan lebih.

Menanti Khilafah tegak, menuntut tanpa kompromi pengorbanan demi pengorbanan.

Menanti Syurga dan pertemuan denganNya, menuntut ketaatan tanpa banding atas SyariatNya.

Hufttt, ya, itulah penantian.

Manis dan indah bukan?

Gambar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s