ngaco

hai. setelah sekian lama aku datang lagi kesini.

artinya kamu tau apa?

artinya aku butuh kamu.

 

aku memang jahat. 

aku datang disaat butuh. 

makanya aku bilang aku jahat.

ya, tadinya aku pikir aku diam saja.

tapi tak bisa.

aku marah sama seseorang.

yang mirip kayu.

batu.

kerikil.

 

dia salah apa?

dia tak salah apa apa.

kecuali, membuat aku marah.

 

lagi lagi aku memang jahat.

 

Advertisements

‘we are’ and ‘democracy’

DIri kita memang bisa jadi ‘wujud’ orang lain. Setidaknya yang paling nyata, kita adalah ‘gambaran’ dari kedua orang tua kita_walopun ga selamanya tepat to. Karena banyak juga yang bueda banget sama emak bapaknya. tapi mungkin nurunin si kakek, nenek, abang, kakak, adek, om, tante, en (tetangga?), halah 😀 Continue reading “‘we are’ and ‘democracy’”