pesan kakak untuk engkau adikku

Untuk engkau yang sedang merasa lelah…

Langit siang sedang tak panas, tapi lelah kok menggelayut mesra

Pagi sudah menjelang, kau bilang Subuh kok berlalu begitu cepat

Rasanya, tak ada yang pas

Hp mu men-cicit, ah sms apalagi ini?

Begitukah adikku hatimu hari ini?

 

Sesaat kakakmu ini ingin terkikik sejenak, tapi sejurus rasa bersalah membayang

Ah, adikku, andai kakak memiliki kekuatan yang lebih besar

Ah, adikku, andai berjuta andai…

 

Adikku, ingatlah…

Jika ya engkau lelah, ingatlah lelah akan pergi

Jika ya engkau lelah, ingatlah lelah akan berganti

Cepat, cepat sekali…

 

Untuk engkau yang sedang merasa sendiri…

Aku sudah lalu lalang, katamu

Aku sudah kesana kemari, kau menggerutu

Aku sudah, kau kemana? Kulihat wajah manismu mengerut

Dahimu mengernyit, ah rupanya pagi ini senyum mu memudar

Tak ada yang peduli lagi, semua pergi

Begitukah pikirmu hari ini adikku?

 

Sesaat kakakmu ini ingin menjadi spiderman, superman, tapi bukan permen

Ah, maaf kakakmu ini malah melucu

Padahal kau sedang serius, hatimu kau bilang sedang terluka

 

Adikku, dengarkan…

Tak pernah ada kesendirian sejati

Tak pernah ada kesepian sejati

Karena Dia mendekapmu

Erat, erat sekali…

 

Untuk engkau yang kerap merasa tak dihargai…

Untuk engkau yang merasa tak pantas…

Untuk engkau yang merasa…

 

Ah adikku, lihatlah kau semakin dewasa…

Karena kakak lihat, kau semakin mengenal rasa

Inilah dunia Adikku, inilah wajahnya

 

Dulu, cukup permen untuk menghapus air matamu

Dulu, cukup sebuah jepit rambut Kupu-Kupu, kau berlari kembali

Dulu, cukup sekali dekapan Ibu, kau melunak menghambur

 

Ah adikku…

Bukankah kesabaran sudah kau baca tuntas dari kisah Sumayyah?

Ah adikku…

Bukankah pengorbanan sudah kau lihat dari perjalanan Khadijah?

Ah adikku…

 

Pejamkanlah sejanak matamu

Ucaplah Istighfar dalam pelan, perlahan sekali

Lalu ulangi

 

Lihat, kau sedang meresapi

Ayo adikku kenang kembali perjalanan yang telah kita lewati

Ada tawa? Ya.

Ada duka? Ya.

Lucu bukan?

Indah bukan?

Sembari kau berpikir kembali, sucikanlah niatmu

Berwudhulah. Sujudlah.

Karena rengkuhanNya, melebihi pertolongan siapapun.

 

Kau malu menangis?

Ah, jangan begitu adikku.

Tangis itu melembutkan hati, tapi jika untuk muhasabah diri.

 

Lalu coba ambil Hp mu, kirim pesan pada sahabatmu

Ya, mengapa tidak?

Katakan ‘uhibbuki fillah’

Bukankah janjiNya, dengan kata pamungkas itu kelak kita akan dikumpulkan dalam naungan sejati di padang Mahsyar? Saat itu tak ada naungan selain naunganNya.

 

Kau malu mengatakannya?

Ya sudah, tak apa. Lain kali coba lah adikku.

Karena kakakmu ini tau, dalam rengut dan berantem kalian, ada sayang.

 

Sekarang, bayangkan wajah ayah, ibu

Bukankah azzam kita di jalan ini karena ingin menjadi penebus mereka?

Penebus surga untuk mereka?

Ya, ini impian kita kan adikku sayang…

 

Ah, kakak mu ini hampir lupa

Kau butuh waktu

Ya, ambillah waktumu.

Tapi pesan kakak, jangan kaularutkan rasamu

Jangan menjauh dari jamaah

Karena semakin kau menjauh, semakin senang Setan menggoda

Cukup ambil waktu untuk memohon ampun, lalu kembali lah…

 

Kembali, karena memang ini jalan kita

Jalan yang ditempuh para pendahulu kita

Jalan yang dilewati Mushab bin Umair

Ah, lihat, kau fans berat sahabat Rasul satu ini kan?

Ah wajahmu memerah.

Jalan yang ditempuh sang Panglima, Khalid bin Walid

Ah, benar pikir kakakmu ini, kau hapal kisahnya kan…

 

Dan adikku, lihatlah…

Kakakmu ini suka lupa waktu jika bercerita

Kau bosan tentunya

Jadi, kakak cukupkan saja

Ambillah maknanya

Ambillah pesan baiknya

Buang yang kau anggap buruk

Ingatkan kakak atas kelalaian

 

Salam,

Kakakmu

 

Gambar

  

Advertisements

4 thoughts on “pesan kakak untuk engkau adikku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s