salah sendiri -_-

Hei, aku pernah posting tulisan singkat begini di salah satu akun sosial ku.

“pernahkah kamu merasa malu semalu malunya? T__________T | langsung berharap seseorang yang bersangkutan itu hilang ingatan”

dan pagi kemaren kejadian kayak gini terulang. Yeah, walopun sebenarnya kondisi yg terjadi ga separah itu sih. Maksudku, bagi orang lain itu biasa aja. Jadi katanya sih aku nya aja yang lebayyy

-______-“

Yah, terserahlah.

Jadi ceritanya, aku beli buku di salah satu tempat penjualan buku. Haha, ya iyalah ya. Terus, beli nya via sms. Jadi, menghubungi distributor terus minta dikirim paket lah ya intinya.

Cerita yang beredar, seseorang yg menjadi distributor itu adalah seorang ustad. Ustad ini, ustad ini, gitu lah orang bilangnya. Nah, jadi dalam bayanganku, ya orang yang aku hubungi itu seperti gambaran ustad-ustad. Mungkin dia telah beruban, agak gendut (maap maap). Aku membayangkan dia adalah seorang ustad yang ramah dengan aktivitasnya yang bersentuhan dengan banyak orang ini. Yah, begitulah sedikit gambaran di benakku.

Nah, jadi selama sms aku memanggilnya dengan kata, ‘ustad’. Oke, semua berlanjut tanpa kendala. Lalu, beliau ternyata membutuhkan akun FB ku utk memposting tanda pengiriman barang. Ya kukatakan saja, Arini Azzaharah. Eh, ternyata sudah temenan. Inilah ya, kadang maen confirm karena liat mutual friend nya bejubel. Hehe, tapi ga masalah. Baguslah kan.

Kemudian, ustadnya memastikan apakah akun itu milikku. Kubilang, iya, itu saya. Lalu lanjut lagi beliau menyampaikan ttg biaya pengiriman dll. Semua beres alhamdulillah.

Lalu, aku iseng lah buka profil FB beliau. Tidak terlihat ada hal-hal aneh. Lah, emang dikira apaan, hehe. Aku baca beberapa statusnya, “wah, gaya tulisannya anak muda sekali ya”, begitu dalam pikirku.

Nah nah nah, beribu nah, ga sengaja (apa sengaja, hehe) aku ngeliat di bagian ‘about’ FB beliau dan….

aku ternganga, ga lama lama banget sih. tau kenapa???

dia lahir di bulan dan tahun yang sama denganku. dia cuma lebih tua 1 minggu, huft.

Apppppah???

Ustad yang tadi dibayanganku jadi bukan dia???

Hah???

#lebay#

jujur, waktu nyadar, aku malu banget. Rasanya tu kayak, arrgh…, susah deh ngomonginnya. Rasanya, aku begitu terbebani banyak hal. Malu ini, malu itu, dll.

#lalu suasana sepi#apasih ini

aku mulai berpikir jernih kembali:

1. memang kenapa kalau dia masih muda? kamu segan manggil ustad? memangnya ada ukuran ustad itu harus sudah tua? ilmu itu tak tergantung usia. dia muda, bisa jadi ilmunya lebih tinggi. yang tua pun, banyak yang masih ongkang kaki ga ngerti agama. See?

2. kalau pun ternyata kamu salah orang, ya kan kamu tidak memanggilnya dengan panggilan yang buruk. insyaa Allah dia berdoa, itu menjadi doa bagi dirinya. kan, apa ruginya?

#dan aku kini tersenyum kembali#

ia, santai aja kali ya. paling dia juga ga ngeh kalo aku salah perkiraan.

#semoga

Gambar

Advertisements

2 thoughts on “salah sendiri -_-

  1. haha.. ini mah ga terlalu malu mbaa..
    pei mah banyak kejadian yang memalukan. dan kalau inget pengen nutup muka pake bantal.
    Tapi pei selalu punya cara untuk menetralisir kejadian yang memalukan
    yaitu pei akan mengingat2 kejadian2 yang lebih memalukan dari kejadian memalukan yang baru saja terjadi.. hehe
    itu cukup mengobati lhooo
    Selamat mencoba,
    πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s