2009-2013 = 20-09-2013

… seperti yang tertera di samping…

akhirnya aku diakui sebagai spesies baru, alhamdulillah banget ini. aku pengen nangis rasanya. hiks hiks, setelah melewati berbagai hal, aku bahkan masih ga nyangka kalo ini kampus udah ingin mendepakku. 

tapi, ehm ehm, tentu bukan sekedar pencapaian dan titel baru itu yang membuatku mengharu biru sampai hari ini. tapi, saat kamu inget sama semua kejadian yang membuatmu hampir mundur atau pun terus berjalan, itulah yang membuatku ga bisa melepas momen ini.

dan kamu tau, tak mudah melukiskannya secara apik sementara kamu diburu oleh rekam jejak lain yang juga setara membahagiakannya. bukan mudah, atau sama sekali tak mudah melewati masa masa ini. 

bermula dari awal penentuan topik penelitian, mencari perizinan yang subhanallah ribet, bolak balik Bandung hanya untuk kata ‘Ya’, ke Puncak sejak pagi dan mencari lokasi hutan, perizinan rumah, perjalanan yang tak sebentar. Belum tetek bengek mabuk angkot, oh… 

Penelitian pun tak sebentar, rute mendaki yang setiap Senin Selasa kulalui, ngos ngosan tapi selalu terhibur saat tiba di lokasi, cerita menyebalkan dari para pengunjung udik yang suka pacaran di tengah kebun, menghindari para penghisap darah, si pacet, yang hingga kini menyisakan bekas bekas isapannya di betis, hiks hiks, hingga kejadian yang mesti mengantarkan aku ke rumah sakit akibat jatuh ke bebatuan. Ya Allah…

Lalu berhari hari mengunjungi Lab dan berkutat dengan mikroskop untuk mengenali makhluk makhluk yang kutemukan. Hingga tertidur dengan botol botol serangga, ah rasanya baru kemaren semua itu.

Menuliskan dan merapikan data data. Mengolah dan menyajikannya. Membuat sebuah pembahasan. Mengaitkan hingga menyimpulkan. Rasanya terlalu besar kenikmatan Allah atasku, maka jika aku kufur, ya Allah…betapa sombongnya aku…

Hingga hari Seminar tiba.

Hingga hari Sidang tiba.

Kecamuk rasa di dada dan kepala menanti detik detik di hari Jumat itu. entah kenapa, sesuai dengan keinginanku, aku bisa Sidang di hari Jumat, biar berkah itu doaku, hehe.

Langkah penguji dan pembimbing memasuki ruang sidang rasanya bisa aku dengar dengan jelas dari kejauhan. Hingga pertanyaan demi pertanyaan pun mengalir.

 

….

 

“Oke Arini, kamu lulus saja lah ya”

 

dunia jelas belum berhenti menghakimimu, tapi syukur dan tanggung jawab bebas kau ungkap dengan sebuah tindakan yang hanya dilakukan oleh para pemenang

masa lalu memang berat, kini kau bisa mengenangnya. tapi masa depanmu, kau melukisnya hari ini, maka menyiakannya adalah jalan yang dilalui oleh para pecundang

 

Gambar

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s