a.c.a.k

04 Oktober 2013

Relung ekologi. Menjelaskan tentang spesifik dan khasnya suatu makhluk hidup. Namun memberi arti saat terjadi sengketa. KArena adanya relung yang hampir samalah yang membuat tiap individu bisa tak lagi bertata krama. Meski ia, tak lah pernah akan sama.

 

06 Oktober 2013

Aku mungkin terluka.

Hai, tubuh. Jangan terlalu meresapi, tak taukah kau bahwa aku, sang segumpal daging, yang paling terluka.

Hei hati, kau di dalam, setidaknya kau bisa bersembunyi. Aku disini, dan terlihat lelah.

He tubuh, kau tau, di dalam sini aku terkurung. Berhentilah merasa bahwa aku baik baik saja.

 

07 Oktober 2013

Perlu berapa lama membuatmu yakin bahwa dunia tak perlu tau segalanya. Kau akan merasa lelah untuk hanya memastikan bahwa semua orang ‘paham’ bahwa kau terluka. Oh, jadi kau memang ingin semua orang tau bahwa kau terluka? 

Hhh, sudahlah. Bosan aku bicara denganmu. Jadi kalau semua orang mengerti kau terluka, kau mau apa? 

 

**************************************************************************

Aku dalam waktuku tlah mengukur

Ada kata ‘pilih’, tambah kata ‘pikir’

**************************************************************************

Kenapa Twitter?

Aku tak pernah mengerti kenapa harus twitter.

Kenapa aku justru tak senang twitter.

Tapi kenapa aku selalu dihadapkan pada kondisi dunia yang butuh twitter.

#kau tak senang, tapi bisa jadi kau butuh#

 

Kenapa a.c.a.k

Ku lihat lihat, aku sering sekali menyelipkan tulisan-tulisan tak beraturan di mana mana. Di hape, di kertas bekas ngambil uang di atm (apa teh nama nya), kertas belanja di alpa atau indo pasar. Kecil, kecil, nanti aku buang pas nyapu, heh, buat apa coba.

2 tulisan teratas di atas (ngek), contohnya. Ga ngerti waktu itu kenapa nulis tentang relung ekologi, yang satunya tentang perbincangan hati dan tubuh.

Yang jelas, apapun itu, bagiku aku hidup. 

kalimat tadi mungkin ga bermakna_buat semua orang_tapi semua orang memerlukan setidaknya satu hal yang bermakna untuk dia tetap disebut manusia.

impian. tujuan.

 

bagi 1 orang, mudah saja mengatakan: aku ingin menjadi polisi.

bagi orang lain, ia harus mengatakan: ah, senang rasanya melindungi. menjadi pengayom masyarakat. pembela kebenaran. ah. —> dia nonton power rangers 😀

 

just it.

“aku mencintaimu”

atau

“wahai dunia yang membuatku membuka mata, engkaulah segalanya” –> cinta kopi 😀

 

Begitu mungkin ya.

Apa? Aku ngelindur? Enggak siapa bilang. Aku hanya mengantuk.

Apa? Aku menutup mataku, pendengaranku, dan hanya melihat dan mendengar suara merdumu — dengerin musik sambil merem 😀

 

#morning

#selamat shaum Senin

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s