Cerita Apa Ya?

Tuing. Nah, pertanyaan di atas terus disambungin deh sama tanda tanya besar, aha ha ha. Ya, begitulah setiap kali saya berniat ngisi ‘rumah’ ini. Tiba tiba saja bisa kehilangan ide utama yang mau diceritain. Padahal, pas lagi ga ngadepin leptop, ada aja yang mau dituangin. Waktu itu lagi curhat sama teman yang sedang bahagiaaaa sampe terharu biru, muncullah ide tentang “Jalan terbaik yang Allah siapkan”. Pas ada mba yang cerita tentang siroh Zubair bin Awwam , pengen cerita tentang “keteladanan Shohabat”. Pas lagi direcokin sama anak kecil, pengen ngangkat tulisan tentang “Wuih, tugas ibu itu menakjubkan”. Pas buka fb di hape, ada komeng-an sinis dari seseorang, aha haha, pengen nulis tentang “Saat kemenangan itu Tiba, Kau pun akan Berbalik” (apa maksudnya coba πŸ˜€ ). Pas liat berita, ada kekerasan pada anak, pemilu dan caleg gila, kejahatan di dunia Islam, sampe Khilafah janji Allah, semua ingin dituangin. Nyatanya?

Pletak! Hhh, ini yang kamu sebut komitmen? Mau jadi apa ujungnya kamu? Penulis? Penulis apaan? Hei, sekarang bertaburan penulis hebat. Mereka idenya mantep, nulisnya cepet, dalam perjuangannya mereka dikenal dan membuka jalan bagi keinsafan banyak orang. Lah kamu?Β 

Huaaa, sejujurnya saya sendiri juga merasa sedih (backsound: Opick Taubat). Kemaren pas jalan jalan ke blog orang, pada apik banget tulisannya. Asik, ngena, sederhana tapi penuh warna. Iri deh, kok bisa??? T______T

Aaaaaaaaaaaaaaaa, tidaaaaaakkkk… (berlari hingga tak terlihat lagi) <—kelupaan lagi masak aer.

But, itu tadi hanya sekelumit rasa dan bayangan yang saya L3B4Ykan. Haha, pada dasarnya saya sangat bersyukur masih diberi kesempatan untuk merasakan kemunculan ide di kepala saya, meski tak semuanya mampu saya tuangkan. Mungkin cara nya saja yang belum mampu saya maksimalkan. Dan yang menarik, saya pikir ada banyak orang yang mengalami hal seperti saya (Nah, mulai sok tau). Mereka punya ide, tapi terkendala tidak terlaksana karena satu dan lain hal. Akhirnya hanya berujung pada titik keinginan: ingin, ingin, dan ingin.

Yeah, sebenarnya udah banyak orang ataupun teori yang dibuat untuk mengatasinya. Saya pun pernah ikutan training tentang beginian. Dan saya akui, memang sebuah “strong why” atau “how to” dan semisal ini amat sangat diperlukan. Maka satu hal yang saya coba tanamkan [lagi] adalah bahwa saat saya terlewat untuk bersuara tentang kebaikan, satu kali saja, maka mungkin saat itu, di tempat yang mungkin berjauhan sama sekali, ada suara keburukan yang sedang menggema. Maka, berbuat yang terbaik bukan hanya tentang pencapaian diri sendiri secara pribadi, kamu punya buku, tulisan beken, orang kenal. Bukan. Sama sekali bukan. Tapi ini tentang sebuah perjuangan menuju kemenangan. Yang kamu, sebenarnya, seharusnya mampu memberikan sedikit saja ‘sumbangan’ kepakan. satu dari jutaan ribu kepakan kupu-kupu. Seperti butterfly effect yang tenar diberbagai tulisan-tulisan itu.

Maka kuncinya, saat kamu niat, terus lupa, ya, saat kamu sadar kamu lupa: maka berjuanglah kembali. Tulislah. Ucapkanlah. Sampaikanlah. Lakukanlah. Sembari berdoa, semoga Allah memudahkan dan meneguhkan perjuangan ini. Tentu saja sambil kita berupaya untuk memperkecil kemungkinan sang alpa menyapa. Tulis memo, bikin alarm, tambah ‘punishment’ diri, ajak orang untuk mengingatkan, gabung dengan koloni yang juga istiqomah berjuang, saat ada ide tuangkan segera, baca perjalanan orang orang hebat yang batuh jangun πŸ˜€ , minta doa pada orang tua (PENTING!), dan jutaaaaaaan penunjang lainnya.

Sip? Siplah. Yo, mari berlari kawan!

Salam.

Yuhu. Nyari photo yang pas, malah dapet ini. Ya udahlah. Agak keren terlihat begini :D
Yuhu. Nyari photo yang pas, malah dapet ini. Ya udahlah. Agak keren terlihat begini πŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s