Ketawa Kamu Gimana?

GambarGambarGambarGambarGambar

Hei, sebagai penghuni dunia maya, sering gak ngerasa salah persepsi saat membaca sebuah tulisan? Bukan cuma di dunia maya sih, secara umum, saat membaca ‘tulisan’ maksud saya. Salah paham gimana nih? Tentang penjelasannya?

Ehm, bukan salah persepsi yang berat berat sih. Bukan tentang konten ato pun isi tulisannya yang mau saya ceritain. Tapi tentang “ekspresi” yang ditampilkan oleh penulis. Nah, jadi saya adalah tipe orang yang selalu berusaha membayangkan ekspresi sebenarnya seseorang di dunia maya. Apalagi jika orang itu saya kenal. Salah satu yang paling merepotkan itu adalah kala ada ‘perempuan’ yang di dunia maya menggunakan tulisan untuk menyatakan bahwa dia tersenyum atau tertawa. Kenapa perempuan? Karena saya perempuan. Loh?   

Oke, lanjut. Beberapa tipe penulisan ekspresi tertawa di dunia maya itu kan gini:

  1. “Kik kik kik” — Entah kenapa yang kebayang di benak saya adalah seseorang yang seperti ‘hantu’. Mengkikik soalnya 😀
  2. “Bwa Ha ha ha” — Nah, kalo baca yang ini malah muncul sosok perempuan yang terbahak-bahak. Tertawa seenaknya. Di dunia nyata suka nemu soalnya perempuan yang begini  -_-  –> Ayo yang masih suka ketawa berlebihan, jaga sikap ya ukhti…
  3. “Hihihi” — Yang ini rada sedikit ‘lembut’. Tapi sosok yang muncul masih sosok mirip seperti no 1. Agak menakutkan, hiy…
  4. “Wk wk wk” — Abstrak. Mungkin ini tipe melawak. Kenyataannya juga kayaknya ga ada asli yang ketawa gini.
  5. “Hehe” —  Yang umum dan agak biasa, mungkin ini bisa agak normal. Saya juga suka nulis begini.
  6. Dan kita sedikit terbantu untuk menyatakan ekspresi karena ada emot yang semakin spesifik. Iya kan?

Nah, tapi tentu saja ini semua menjadi berbeda bagi setiap orang. Kamu mungkin ‘membayangkan’ sesuai dengan yang biasa kamu temui di kenyataan. Kalo kamu tipe yang tak terlalu memperhatikan ekspresi ini, kemudian ngomong, “Ya elah, ini doang dipikirin, ngapain, ngerepotin ah” . Mungkin gak masalah. Tapi ada juga lho yang sampe kesel karena mikir itu orang ngetawain dia, negejek, nantang, de el el lah. Nah, berabe kan? Ya, dan sebenarnya di dunia nyata juga kesalahpahaman itu bisa terjadi. Artinya, selama manusia berinteraksi, bisa saja ada ‘kesalahan’ di tengah-tengahnya.

Nah, jadilah di pagi yang indah ini saya hanya ingin menebar kesyukuran bahwa yang namanya manusia itu tempat salah dan khilaf. Kalo gak lapang dada, sedikit saja bisa saling sikut. Beruntunglah kita yang memahami bahwa Islam mengajarkan untuk bersabar, tabayyun, berucap yang baik, dan segudang sifat mulia lainnya. Di satu sisi, media maya adalah jalan yang seharusnya dapat digunakan untuk mendekatkan yang jauh, menyampaikan kebaikan, dan menebar Islam. Maka, sangat disayangkan kalau justru memecah persaudaraan dan mencipta musuh.

So, pesan terakhir, syukuri dengan temui saudara saudari mu di dunia nyata. Jangan keasikan di dunia maya, eh yang jelas ditemui di depan muka, malah ga pernah disapa. Semoga itu bukan diri kita ya.

Salam, semangat pagi!

^o^ –> ini emot yang menunjukkan bahwa saya meneriakkan semangat.   

 

.

Advertisements

4 thoughts on “Ketawa Kamu Gimana?

  1. aku suka ketawa di dunia maya itu pake “hehe” atau “wkwkwkw”..
    pas baca posting sendiri yang ada kata2 tersebut bingung sendiri baca nya terutama yang “wkwkw” , karena aku baca nya “we ka we ka we ka”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s