Masihlah Tentang Dia

Masihlah tentang dia

Yang membuatku rajin berkata kata

Santun, meski dalam padanan kata yang itu itu saja

Setia, pada umpama yang sebenarnya semakna

Masihlah tentang dia

Yang menggiringku dalam sepi

Lambat, meski gemuruh sanubari

Padanya, ada harap yang terpatri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s