Tantangan Yang Tersisa

Jika kita kalah kali ini, kita tlah kalah selamanya.

Tak ada tantangan lain, karena ini adalah tantangan yang terakhir dan tersisa.

***

Tantangan yang tersisa BlogBuku adalah jendela dunia, katanya. Huruf demi hurufnya, tlah menyeberangkan penikmatnya dari satu tempat ke tempat lain. Melintaskan pemujanya dari masa ke masa. Layaknya jendela, ia terbuka, terang segala dibuatnya.

Tapi itu dulu.

Dulu sekali, karena hari ini, dunia tak berbatas lagi. Teknologi tlah menyulap yang tak mungkin menjadi nyata. Tak butuh waktu berbulan, berminggu, berhari, karena tiap detik apa yang terjadi, tampil di depan muka. Melintas dalam dengar, mengisi akan ingatan, cukup klik sana sini. Dan dunia, tinggal sebatas jari jemari. Continue reading “Tantangan Yang Tersisa”

Advertisements

T.E.P.A.T

 

Tepat1

“Kita selalu berharap ada di tempat yang tepat. Bertemu seseorang yang tepat. Pada waktu yang tepat. Berharap sempurna, meski tentu tak mustahil adanya.”

Suatu sistem akan berjalan tatkala organ organ di dalamnya berfungsi, dan sistem milikku saat ini kehilangan organ vital penopangnya. Ya, keyboard leptop yang ‘terkadang’ tak berfungsi normal. Kusebut terkadang karena memang kadang-kadang, kadang berfungsi, lebih sering tidak. Hanya beberapa key yakni “L”, “M”, dan yang parah adalah “enter” serta “space”, selebihnya? Baik. Tapi yang ‘beberapa’ itu justru berhasil menyulap sekumpulan tugas jadi terlantar, ide menulis terbengkalai, dan_yang cukup positif_membuatku mendalami ilmu tentang per-keyboard-an. Cukup mengetikkan beberapa kata kunci di mesin pencari, membawaku pada kesimpulan: aku tak sendiri. Continue reading “T.E.P.A.T”